2 Dekade Terburuk Valentino Rossi di Paruh Musim

2 Dekade Terburuk Valentino Rossi di Paruh Musim

16
0
SHARE

Berita Koran – Valentino Rossi mencapai paruh musim MotoGP 2019 dengan catatan terburuknya dalam dua dekade terakhir. Bagaimana bisa?

MotoGP 2019 sudah memasuki paruh musim setelah melewati sembilan race. Terakhir, seri balapan di Jerman dimenangkan Marc Marquez, Minggu (7/7/2019), dengan Rossi hanya finis kedelapan.

Dari 9 balapan perdana, Rossi tercatat belum menuai kemenangan sama sekali. Catatan terbaiknya cuma meraih dua kali podium kedua di MotoGP Argentina dan Amerika Serikat.

Selebihnya, Rossi finis kelima di MotoGP Qatar dan Prancis, keenam di Spanyol, kedelapan di Jerman, dan sisanya gagal finis di Italia, Catalunya, serta belanda. Raihan poinnya kini baru 80, terpaut 105 angka dari Marquez yang memimpin klasemen pebalap sementara.

Seperti dilansir Marca, raihan poin ini menjadi yang paling sedikit diraih Rossi dalam dua dekade terakhir atau sejak naik ke kelas tertinggi. Capaiannya di musim 2019, lebih sedikit ketika membalap untuk Ducati pada musim 2012.

Pada 2012, Rossi bisa meraih 82 poin dari 9 race. Selisih poinnya dengan Jorge Lorenzo selaku pemimpin kejuaraan hingga paruh musim juga baru 103 poin.

Adapun Rossi pernah terpaut sampai 120 poin pada musim 2010, ketika bersaing dengan Lorenzo dan sempat mengalami cedera. Namun, ketika itu, Rossi bahkan sudah mengumpulkan 90 angka dari 9 race. Tak ayal, capaian musim 2019 menjadi yang paling buruk.

Rossi sendiri tak percaya ketika disodorkan statistik ini.”Ini tidak mungkin, atau mungkin di Ducati [lebih buruk]?”, ungkap rider Monster Energy Yamaha itu mempertanyakan statistiknya.

Kegagalan di tiga race beruntun di MotoGP Italia, Catalunya, Belanda menjadi penyebabnya. Secara khusus, rider 40 tahun itu menyorotinya.

“Di Le Mans saya baik-baik saja, tapi saya membuat tiga kali race dengan nol poin, dan pada Minggu lalu meraih empat poin. Dalam empat balapan, saya cuma meraih delapan angka, apa yang bisa saya katakan?” ucapnya.

Rossi Setelah 9 Race sejak 2000-2019

Raihan Poin – Selisih dengan Pemuncak Klasemen MotoGP

2019 80 poin, terpaut 105 poin dari Marquez
2018 119 poin, terpaut 45 poin dari Marquez
2017 119 poin, terpaut 10 poin dari Marquez
2016 111 poin, terpaut 59 poin dari Marquez
2015 179 poin, unggul 13 angka dari Lorenzo
2014 141 poin, terpaut 84 poin dari Marquez
2013 117 poin, terpaut 46 poin dari Marquez
2012 82 poin, terpaut 103 poin dari Lorenzo
2011 98 poin, terpaut 70 poin dari Stoner
2010 90 poin, terpaut 120 poin dari Lorenzo
2009 176 poin, unggul 14 poin dari Lorenzo
2008 167 poin, terpaut 4 poin dari Pedrosa
2007 164 poin, terpaut 21 poin dari Stoner
2006 118 poin, terpaut 84 poin dari Hayden
2005 211 poin, unggul 104 poin dari Melandri
2004 164 poin, unggul 22 poin dari Gibernau
2003 187 poin, unggul 29 poin dari Gibernau
2002 220 poin, unggul 96 poin dari Ukawa
2001 170 poin, unggul 10 poin dari Biaggi
2000 92 poin, unggul 53 poin dari Roberts Jr

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY